Tinggal di perkotaan pasti sudah tak asing lagi dengan coretan warni-warni di dinding-dinding kota tempat kalian tinggal, lorong atau dibawah flyover yang sering kita sebut sebagai graffiti. Graffiti  adalah coret-coretan pada dinding yang menggunakan komposisi warna, garis bentuk dan volume tertentu untuk menuliskan kata, simbol atau kalimat tertentu.  Menurut buku “The History of American Graffiti”, Graffiti sendiri telah ada semenjak akhir 1960an dimana saat itu graffiti digunakan untuk dua hal saja, yakni menyuarakan pendapat dari para aktivist dan menandai daerah kekuasaan. Pada tahun 70an graffiti memiliki popularitas yang cukup baik sehingga banyak graffiti yang terpampang di dinding, subway dan tempat lainnya.

Beberapa dari kita mungkin masih menganggap itu hanyalah kenakalan anak-anak remaja saja atau orang iseng. Tapi, seiring dengan berjalannya waktu, graffiti sudah dianggap sebagai karya seni. Tak jarang juga para bomber (sebutan untuk para graffiti artist) mengadakan kompetisi atau sekedar bombing bareng membuat karya ini. Dibalik itu, siapa yang mengira, berkembangnya kehidupan masyarakat modern sekarang, dibalik keunikannya graffiti memiliki banyak fungsi dan arti. Berikut adalah beberapa fungsi graffiti yang beredar sekarang:

1. Sebagai Sarana Menyuarakan Pendapat

Graffiti yang sering berupa tulisan atau gambar bisa berarti bentuk protes dan pemikiran tertentu terhadap hal-hal yang terjadi di masyarakat. Isu-isu tentang kemanusiaan, perang, pemerintahan sampai ke skandal politik. Sebagai contoh, tengoklah karya Banksy. Street artist yang telah mendunia ini sampai sekarang masih tidak diketahui identitas aslinya. Akan tetapi, graffiti karyanya selalu berhasil menyentuh pikiran masyarakat dengan pesan yang mendalam tetapi gamblang.

2. Sebagai identitas atau penandaan area kekuasaan individu atau grup tertentu

Graffiti juga bisa digunakan sebagai cap untuk individu atau grup tertentu, hal ini dikenal sebagai tagging. Di kota besar di U.S seperti New York City , tagging dilakukan untuk menandai wilayah kekuasaan gang tertentu. Setiap gang memiliki ciri khas dan style tersendiri. Semakin banyak tempat dan dinding yang berhasil ditandai membuktikan ketenaran dan kekuatan mereka.

3.Sebagai bentuk ekspresi karya seni

Seiring dengan berkembangnya style, bentuknya yang unik, eye catching dan artistik, membuat graffiti menjadi sebuah karya seni. Bahkan bisa beralih fungsi sebagai penghias kota ataupun media promosi suatu produk. Tak jarang brand terkenal seperti McDonalds dan Coca-Cola menggunakan graffiti sebagai bentuk lain dari promosi mereka.

Itulah beberapa contoh dari berbagai fungsi graffiti yang beredar di masyarakat saat ini. Ternyata coret-coretan di dinding kota yang selama ini kita lihat bisa memiliki banyak arti dan tujuan. Nah sekarang, selamat berjalan-jalan menikmati sudut-sudut kotamu dan coba deh perhatikan graffiti yang ada. Masihkah terlihat sebagai coret-coretan saja untuk kalian?

Sumber :

http://www.businessinsider.com/graffiti-mural-guerrilla-advertising-2011-10/

https://minerva-access.unimelb.edu.au/handle/11343/34850

http://www.museumofthecity.org/project/graffiti-art-or-vandalism/

https://www.widewalls.ch/artist/banksy/

<

p style=”text-align: justify;”>