Mampu melakukan combo panjang disertai dengan tendangan tajam dan diakhiri dengan flip yang memukau, siapa yang tak mau mempunyai skill seperti itu. Banyak tricker luar negeri yang menjadi referensi tricker Indonesia untuk berkembang, sebut saja salah satunya adalah Anis Cheurfa yang memiliki originalitas tendangan tajam serta signature move seperti Corkscrew Awakener. Banyak tricker pemula yang memiliki angan untuk menjadi seperti Anis Cheurfa maupun tricker jago lainnya. Banyak pula yang terpacu semangatnya setiap latihan setelah melihat video-video tricking yang beredar di Youtube. Namun seiring berjalannya waktu banyak pula tricker pemula yang awalnya memiliki semangat membara lalu kemudian perlahan jarang latihan, lalu berhenti dari olahraga tricking ini. Jika kamu merasa seperti itu, ada baiknya kamu introspeksi dari hal-hal ini :

  1. Ingin Instan dalam Menguasai Skill Tertentu

Image result for anis cheurfa tricking

Picture Source : Anis Cheurfa Sampler

Tricker pemula biasanya memiliki angan agar cepat bisa menguasai trick tertentu, meski ini hal yang bagus, namun tak jarang banyak tricker pemula yang ingin instan untuk bisa. Hal ini membuat ekspektasi terlalu berlebihan namun pada kenyataannya progress yang terjadi tidak seperti yang diinginkan. Perbedaan antara angan dan kenyataan inilah yang membuat banyak tricker pemula menyerah dalam latihan, bisa dengan mulai jarang latihan atau bahkan berhenti karena merasa dirinya kurang mampu dalam melakukan trick. Brother and sister, tenang saja. Semua butuh waktu dan proses, bahkan Roma pun tak dibangun dalam waktu satu hari, yang artinya adalah semua membutuhkan waktunya sendiri-sendiri, tergantung dengan seberapa besar dan niat kita dalam berlatih. Ingat bahwa tricker kelas dunia pun memulai tricking dengan tendangan yang payah, flip yang gagal dan cidera yang banyak. So, stay cool and keep practicing !

  1. Menyerah pada Proses

Image result for tricking fail

Memang menguasai trick seperti backflip, 540 gyro, jackknife dan lain sebagainya membutuhkan latihan yang berulang-ulang. Tak jarang tricker pemula mulai jenuh dan bosan pada proses ini karena hasilnya tidak sesuai yang diharapkan. Ibaratnya sudah berulang-ulang namun masih gagal. Percayalah semua mengalami itu, kamu bukan satu-satunya yang merasakan. Tapi pada tahap ini, niat dan motivasi kamu lah yang bermain, apakah kamu akan menyerah begitu saja atau kamu mencari cara lain trick yang kamu inginkan bisa didapat.

  1. Takut Ketika Battle

Image result for tricking battle

Picture Source : Red Bull Throw Down

“loh, kok battle ?”. Iya, meski battle bukan esensi utama tricking dulunya, namun di battle kamu akan dituntut untuk mengeluarkan semua hasil latihanmu. Soal hasil menang atau kalah sejatinya bukan tujuan utama dalam battle, tapi battle ini adalah tentang bagaimana kamu menghargai lawanmu dengan trick terbaikmu. Dengan begitu, kamu akan berpikir ulang untuk latihan seadanya. Berani ikut battle meski ada lawan tangguh yang skillnya diatasmu berarti kamu berani menantang diri kamu untuk menjadi lebih baik dari lawanmu.

  1. Menutup Diri dari Tricker Lain

Image result for tricking gathering

pict source : Tricking Argentina

Hal yang paling penting dalam tricking sebenarnya adalah bagaimana kita bisa sharing dan belajar dengan tricker lain. Banyak tricker pemula yang takut berinteraksi dengan tricker yang sudah jago karena merasa minder. Pemikiran ini salah besar. Justru dengan banyak berinteraksi dengan tricker lain kita bisa mendapat motivasi baru untuk berlatih, dan tentunya keluarga baru.

  1. Lupa Bersenang-Senang

Image result for tricking loopkicks

Jangan beranggapan tricking ini sebagai beban hidup atau beban kisah asmara yang naas dan kandas. Tricking adalah tentang kebebasan melakukan trick dan bersenang-senang bersama. Jika kita melakukan tricking dengan pemikiran harus jago, lalu hal ini malah menjadi beban kamu, sebaiknya kamu mulai rubah pemikiran kamu. Sesimple melakukan apa yang kamu suka, maka hasil tidak akan mengkhianati usaha. Dengan kamu suka tricking, kamu akan berlatih giat dan disitu tentunya akan ada hasil yang memuaskan.

 

Sejatinya tricker pemula seperti berlian yang baru ditemukan, jika hanya dibiarkan maka berlian tak akan bernilai banyak. Untuk itu berlian perlu diasah dan dibentuk agar memiliki nilai tinggi. Sama dengan tricker pemula, kamu adalah  berlian tricking Indonesia. Siapa tahu suatu saat nanti justru kamu yang masih payah dalam menendang, jatuh terus ketika flip justru membawa nama Indonesia di Tricking Gathering tingkat internasional. Kita tidak akan tahu sampai sejauh mana kita berkembang jika kita menyerah saat ini juga . Nah yuk latihan lebih giat lagi!